mollie’s world

Selamat hari ibu, mam!

Posted in sketsa hati by mollie on December 18, 2006

You never know what you’ve got till you lose it. It’s so true. Sometimes, we take our mothers for granted because they never ask for anything, they just give and give their love without asking for anything in return. We kids never trully appreciate them sometimes until the very end…
So, for you guys who still have your Moms with you, spend more time with them, they don’t want anything more than your company and love…
*Taken from Indonesia’s official Liverpool FC Forum*

Mami, demikian panggilan tercinta saya kepadanya. Menurut setiap anak, mamanya pasti yang terbaik, demikian pula yang saya rasakan. My mom is the best, walau kami sekeluarga telah kehilangan sosok yang luar biasa ini sejak 17 tahun lalu.
9 tahun lebih, saya diasuh dan dididik beliau, waktu yang cukup singkat namun banyak hal tertanam dalam otak saya dan tanpa sadar juga saya terapkan saat mendidik adik-adik.

“Mia, kalo makan yang rapi, harus habis makanannya. Nanti ayam tetangga sebelah mati”
“Tapi tetangga sebelah kan punyanya anjing mam, bukan ayam”
kilah saya sambil berusaha keras menghabiskan makanan, karena waktu kecil saya amat susah disuruh makan *ya ya, kebiasaan ini sudah tidak berlaku ;) *
Hal itu ternyata masih terbawa sampai sekarang, kalau melihat orang yang makanannya tidak habis ataupun berceceran, agak2 terganggu juga melihatnya.

Larangan lain yang seringkali membuat saya kesal semasa SD dulu, harus sikat gigi, cuci muka, cuci kaki sebelum tidur, iya kalau pas belum ngantuk sih ga masyalah, tapi terkadang sudah menjelma jadi Aurora, harus terbangun dan menaati ritual sebelum tidur. Ugghhh… *mami dapet bonus mulut cembetut*
Sekali lagi kebiasaan ini masih saya lakukan sampai sekarang, dan hey! sebagai gadis berumur 20 sekian saya tidak pernah merasakan yang namanya kepala cenut-cenut gara-gara gigi berlubang. *Thanks mom!*

“Jangan baca kalo tidur! Matamu rusak nanti! Kalo nanti-nati pake kacamata mami ga tanggung lho ya?!” *yaaa, I am now*
“Mia, ingat doa sebelum makan!”
“Jangan jajan sembarangan, kalo ada duit lebih, inget ditabung!!”
Adalah omelan yang kerap terdengar di telinga saya *miss that voice*.
Tidak semua omelan yang saya ingat, karena terlalu banyak yang beliau ajarkan kepada saya. Pelajaran tentang hidup, saya juga dapatkan dari ayah saya, adik, guru sekolah, teman, sahabat karib, pacar, pengalaman hidup orang lain bahkan dari infotainment :p
Namun, tanpa saya sadari omelan yang kerap beliau lontarkan menjadi sebuah pembelajaran hidup yang sangat berharga.

Pesan terakhir, sebelum beliau pergi meninggalkan saya untuk selamanya, “Mia, belajar yang rajin ya, buat mami sama daddy bangga…”
Ya, saya masih jauh dari yang namanya wanita sempurna, tapi setiap hari yang terlewat, saya berusaha membuat beliau bangga. Sebagaimana saya selalu bangga memiliki mama seperti beliau.
Anyone can be a mother, but it takes someone very special to be a mom.
Thanks for everything. I love U, and I always do…